Banyak orang tua yang tidak sadar bahwa peran mereka sangatlah besar untuk kesuksesan buah hatinya. Mereka merasa kalau didikan di sekolah formal oleh guru saja sudah cukup bisa mengantarkan anaknya menuju gerbang kesuksesan. Padahal ada beberapa cara agar orang tua dapat mendidik anaknya menjadi orang yang sukses.

Anak-anak juga perlu mendapatkan bimbingan dari orang tua di rumah. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kecerdasan, kondisi mental, kemampuan bersosialisasi, serta kreativitas mereka. Faktor-faktor inilah yang mempengaruhi untuk kesuksesan dari anak kelak.

Yang pertama adalah bersikap sabar kepada sang anak. Sikap sabar bisa membuat para orang tua lebih mudah dalam membimbing mereka. Sebab, anak-anak akan senantiasa merasa nyaman bersama orang tuanya. Tidak mudah marah serta tersulut emosi ketika mendidik anak juga dapat buat mereka jadi pribadi yang lebih percaya diri, ceria, dan supel di kemudian hari.

Yang kedua adalah memahami potensi dari sang anak. Seringkali kita temukan kasus orang tua yang merasa galau dan gusar ketika melihat perkembangan anaknya berbeda dengan anak lain. Dan parahnya, mereka malah menganggap kalau hal tersebut adalah sebuah masalah yang besar. Hasilnya, anak-anak sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari orang tuanya. Mulai dari dibentak, dibanding-bandingkan, hingga dipaksa untuk jadi yang terbaik. Akibatnya sangat lah fatal bagi perkembangan mental dari anak. Anak-anak bisa saja jadi pribadi yang pemalu, pemarah, dan pendendam. Yakinkah pada diri Anda kalau setiap anak punya keunikan dan potensi yang berbeda. Dengan begitu, kita bisa selalu mendukung apa pun yang mereka lakukan agar senantiasa sukses di masa depan.

Selanjutnya adalah harus menjadi contoh yang baik bagi sang anak. Sering kali banyak orang tua yang terlalu menuntut anaknya untuk melakukkan suatu hal. Sederhananya, ketika meminta anak untuk bisa membagi waktu dengan baik, bertutur kata baik, atau disiplin dalam beribadah, orang tua juga harus memastikan kalau sudah menerapkan hal tersebut. Dengan begitu, mereka jadi lebih mudah untuk melakukannya karena ada sosok yang bisa jadi teladan.

Selanjutnya adalah orang tua juga harus dapat percaya dan menghargai anaknya. Dalam mendidik anak-anaknya, orang tua harus bisa membuat anak merasa nyaman untuk dapat berbagi cerita kepada orang tua. Salah satu caranya adalah dengan percaya dengan apa yang dilakukkan oleh sang anak. Hargai apa pun yang mereka lakukan. Berikan mereka apresiasi saat berhasil atau gagal. Dengarkan selalu opini atau pemikiran anak-anak. Dengan begitu, mereka akan selalu merasa bahwa dirinya berharga. Rasa percaya diri pun akan timbul di dalam diri sehingga target menuju kesuksesan akan lebih mudah tercapai.

Bersikap fleksibel terhadap anak juga sangat penting bagi orang tua. Fleksibel bukan berarti terlalu kendor saat membimbing mereka. Maksud dari poin ini adalah Anda tahu kapan waktunya mendidik dengan tegas dan tidak. Terlalu kaku atau otoriter dalam mendidik anak bisa membuat mereka merasa segan dengan kita. Hasilnya, komunikasi dengan mereka pun jadi terhambat. Dan yang terakhir adalah orang tua tidak boleh terlalu sering untuk “mengajari”. Jangan terlalu membombardir anak-anak dengan ajaran-ajaran yang buat mereka bosan. Anda juga harus memberikan jeda dengan begitu mereka tak akan merasa tertekan.